23 YEARS OLD BADECASIL ORIGINAL & DAY LOTION REVIEW

badecasil-original-cream-and-day-lotion-review
Ada yang udah pernah denger brand ini? Iya, nama brand-nya 23 Years Old. Gw sendiri baru pertama kali denger, thank you Clozette udah kirimin produk-produk ini! Gw jadi tau ada brand Korea yang namanya 23 Years Old dan bisa coba 2 produknya. Gw penasaran sih kenapa namanya 23 Years Old, sejauh research gw yang seadanya, nama 23 Years Old ini maksudnya bikin kulit kita keliatan 23 tahun lebih muda. Waw emejing!

Jadi yang gw dapet adalah Badecasil Original Cream dan Badecasil Day Lotion. Yang Original Cream adalah night cream, yang Day Lotion ya sesuai namanya, buat siang hari.

badecasil-original-cream-review
badecasil-original-cream-review
Di tube Badecasil Original Cream ada tulisannya mengandung Badeca 9%, tapi jujur, gw sama sekali have no idea Badeca itu apa dan apakah kandungan 9%nya itu efektif atau tidak. Ada yang ngerti ingredients skincare dan bisa jelasin kah? Gw ngerti ingredients beberapa jenis aja, ga expert, dan belom pernah denger Badeca ini. Yang jelas cream ini mengandung 2% betaine salycilate alias BHA jadi cream ini mengandung chemical exfoliant ya guys. Selama pemakaian acid begini, siang hari HARUS pake sunscreen soalnya kulit jadi lebih sensitif terhadap matahari dan lingkungan sekitar. 
Badecasil Original Cream ini klaimnya bisa mengangkat sel kulit mati dan melembabkan kulit. Ada beberapa lagi sih klaimnya tapi dibahas di bawah ya sekalian sama pendapat gw.

badecasil-original-cream-review
badecasil-original-cream-ingredients
Cara penggunaan menurut petunjuk penggunaannya: digunakan di malam hari setelah mencuci wajah, aplikasikan di daerah kulit bermasalah kemudian tepuk secara perlahan agar cream dapat meresap sempurna. Gw sempet coba pake cara ini, alias abis cuci muka, ga pake skincare lain lagi, cuma pake Badecasil Original Cream aja terus bobo. Pas selesai pake terasa lembab dan kenyal, tapi cuma bertahan beberapa jam aja. Pas pagi bangun, udah berasa kering lagi. Jadilah selanjutnya gw pake hydrating toner sama essence dulu sebelum pake cream ini biar lembab sampe pagi. 

badecasil-day-lotion-review
badecasil-day-lotion-review
Kemudian ada Badecasil Day Lotion. Fungsi utamanya sebagai pelembab, tapi doi mengandung protease 1.05% yang berfungsi melunakkan sel kulit mati. Jadi lotion ini juga bekerja untuk memaksimalkan Badecasil Original Cream yang dipake pas malam Badecasil Day Lotion ini mengandung spearmint, peppermint, mint apel (kayaknya ini terjemahannya salah deh, kayaknya harusnya ini applemint), oregano, dan lavender. Surprisingly dengan banyaknya mint yang ada di lotion ini, gw ga merasakan wangi mint sama sekali. Wangi oregano dan lavender pun tak ku rasakan. Padahal ini semua merupakan bahan-bahan yang aromanya gw ga suka lho. Kalau ga suka kan biasanya lebih sensitif keciumnya ya. Bau yang gw tangkep dari lotion ini cuma satu, bau pahit. Yang cream juga ada bau pahit, tapi day lotion ini jauh lebih berasa baunya. Setelah beberapa menit hilang sih, jadi genggesnya cuma pas pemakaian aja. Kedua produk ini ga mengandung fragrance sama sekali, makanya aromanya seperti yang gw bilang, agak pahit. Engga wangi-wangi indah karena fragrance. Cocok nih buat kulit sensitif!
Oh iya kalau Day Lotion ini petunjuknya emang disuruh pakenya setelah ampoule/essence/serum. Jadi gw memperlakukan Day Lotion sebagai moisturizer. Abis pake moisturizer, baru pake sunscreen.

badecasil-day-lotion-and-original-cream-texture
badecasil-day-lotion-and-original-cream-texture
kiri: Badecasil Day Lotion, kanan: Badecasil Original Cream
Tekstur Original Cream agak balmy tapi bukan keras kayak lip balm gitu, hm.. kayak whipped balm. Jadi engga kayak cream pada umumnya. Kalau Day Lotion sesuai sama namanya, teksturnya lebih cair. Light lotion gitu, engga terlalu kental, ga terlalu encer juga. Yang Day Lotion warnanya agak biru! Lucu aja liatnya hehe. Setau gw produk ini engga pake pewarna buatan, jadi mungkin salah satu ingredientsnya yang bikin warnanya biru. Ingredientsnya tulisan Korea semua hahaha jadi ga ngerti akutu. 
Pas liat teksturnya, gw kira cream bakal lebih rich dan lebih lama meresap ke kulit. Ternyata setelah dipakeeeee, justru Original Cream lebih cepet meresap daripada Day Lotion. Yang Day Lotion walaupun lebih cair, tapi pas dipake terasa lebih oily dan butuh waktu lebih lama buat menyerap ke kulit. Kalau pake Original Cream, gw pake gerakan memutar aja cukup. Tapi pas pake Day Lotion, gw perlu tepuk-tepuk muka biar cepet menyerap produknya. 
Oh iya, Badecasil Day Lotion ini bikin kulit keliatan glowing lho. Gw rasa Day Lotion bakal lebih cocok buat kulit kering/normal, sedangkan Original Cream bisa dipake semua jenis kulit. 

Karena gw pakenya dua produk ini barengan, jadi hasil di kulit gw ini adalah hasil dari dua produk ini yaa. Gw merasa seri Badecasil ini bagus buat bikin kulit halus. Memperbaiki tekstur wajah. Komedo yang ketutup di samping dan di bawah hidung gw jadi lebih kebuka. Engga sampe hilang 100% tapi "penutup"nya kebuka jadi kotorannya gampang dikeluarin. Kalau komedo normal, gw ga merasa ada efeknya, ga menghilangkan tapi ga bikin tambah banyak juga. Efek melembabkannya gw kurang dapet karena harus pake produknya banyak baru berasa dan tahan lama. Sebenernya klaim Original Cream ini ada banyak (yang dalem kurung opini gw ya): mengangkat sel kulit mati (yes), mengontrol sebum (ga berasa di gw), meratakan warna wajah (ga berasa juga), melembabkan kulit (harus pake produk banyak baru berasa), memudarkan garis halus di wajah (gw ada garis halus di bawah mata doang, tapi ga berani pake produk ini di area mata jadi ga tau), memperbaiki tekstur wajah (yes banget), menghilangkan noda bekas jerawat (ga ada bekas jerawat jadi ga tau, tapi mengingat cream ini mengandung BHA jadi ya kemungkinan emang bisa), merawat kulit yang rusak (yes).

badecasil-day-lotion-and-original-cream-review-indonesia
Jadi intinya, gw suka produk ini untuk menghaluskan kulit dan memperbaiki tekstur. Untuk yang lainnya, gw tetep dependent sama produk lain. Gw lebih rekomen Badecasil Original Cream daripada Day Lotion soalnya gw kurang suka sama tekstur Day Lotion dan how it sits on my skin. Selain itu gw merasa bahan aktifnya ada di Original Cream jadi Day Lotion cuma pendukung aja.
Buat info lebih lanjut, ke Instagramnya 23 Years Old aja yaaa.. @23yearsold_official @23yearsold_global


follow this blog via Google Friend Connect
find me on other social medias
instagram | twitter | clozette

Share:

0 comments