Tuesday, 5 December 2017

EMANG GA SALAH REKOMENDASI SUHAY | DEAR ME MATTE LIP CREAME REVIEW AND SWATCHES

dear-me-lip-creame-review-and-swatch
Yep, merk baru kosmetik lokal lagi nih. Dear Me, terinspirasi dari pembicaraan cewe-cewe di mall waktu nyobain lipstik. "Eh, this color is so you, and this one is so me!" ini gw bikin sendiri conversation-nya tapi kurang lebih begitu. Lu ngerti lah ya. Pokoknya intinya, team dari Dear Me jadi pengen bikin warna-warna lip cream yang mewakili kepribadian pemakainya. Total ada 8 warna di range Matte Lip Creame Dear Me yang cukup berbeda-beda, jadi semua orang bisa menemukan warna lip cream yang "gw banget". 

dear-me-lip-creame-review-and-swatch
dear-me-lip-creame-review-and-swatch
Awalnya gw sempet kayak "meh" ketika denger ada brand lokal yang ngeluarin liquid lipstick baru lagi. Abisnya belakangan ini banyak banget kan brand lokal yang ngeluarin liquid lipstick yang mirip-mirip. Tapi gara-gara liat instastory Suhaylah Salim Sang Tukang Racun, gw jadi penasaran karena Suhay bilang ini lip cream bagus banget. Jadilah gw nyetir jauh ke ujung dunia alias Kebayoran Baru buat datengin acara pengenalan Dear Me Matte Lip Creame bareng sama temen-temen Sociolla Blogger Network lain. 

dear-me-lip-creame-review-and-swatch
dear-me-lip-creame-review-and-swatch
Setelah nyobain produk ini secara langsung, gw bersyukur banget gw dateng ke event itu. Dear Me Matte Lip Creame ini warnanya bagus-bagus dan bikin galau karena pengen semua. Warna-warnanya disesuaikan sama warna kulit orang Indonesia, jadi ga ada tuh warna nude yang bikin muka keliatan pucat dan sakit. Warna nude dari Dear Me ini semuanya bisa dipake sehari-hari tanpa perlu kitanya dandan smokey eyes. Selain itu ada juga warna merah dan bold buat yang suka tampil beda. Dari 8 warna yang ada, pasti ada deh minimal 1 yang cocok buat kita. 

dear-me-lip-creame-review-and-swatch
Formulanya OMG SO NICEEEE <3 p="">
Jadi lip cream ini ga kayak matte lip cream yang kebanyakan ada di pasaran sekarang. Dear Me Matte Lip CreaMe ini pas aplikasi keliatannya creamy tapi nanti bakal dry down jadi soft matte, engga kering dan bikin bibir berkerut-kerut sama sekali. Malah lembut dan nyaman di bibir. Lip cream ini engga super ringan sampe ga berasa sama sekali di bibir, ada, berasa pake lipstick, tapi ga ganggu sama sekali.

dear-me-lip-creame-aplikator
Aplikasinya juga enak banget, sekali oles langsung nutup warna bibir. Formulanya sesuai dengan namanya, lip cream, teksturnya creamy, bukan yang cair banget. Buat gw pribadi, liquid lipstick yang formulanya super cair lebih susah dipakenya karena terlalu licin jadi pas aplikasi lebih gampang berantakan.
Aplikatornya bentuk doe-foot standar, ga macem-macem, gampang dimanuver (cie manuver!) dan bikin garis bibir yang rapi. Combo konsistensi tepat + bentuk aplikator yang udah teruji dari lama bentuknya ini bikin proses pengaplikasian jadi menyenangkan dan mudah. Oh iya, wanginya wangi cake coklat!! SO YUMMY. Ini pertama kalinya gw menemukan lipstick yang wangi coklat, biasanya kan wangi vanilla, fruity, atau rose. YANG INI WANGI COKLAT OMG KESUKAAN AKUH. 

Walaupun ini matte lip cream, tapi lip cream ini masih ada transfernya ya. Ga terlalu parah kayak Colourpop Ultra Satin Lip kok, yang ini transfernya masih dalam batas wajar. Kalau minum ya di gelas ada keliatan nempel sedikit tapi garis-garis tipis aja, ga sampe bentuk bibir terpampang nyata. Kalau buat makan ya bisa ilang warnanya, apalagi yang berminyak-berminyak. Kemarin ini gw buat makan kue dan roti kecil yang ga berminyak, warnanya pudar sedikit di bagian dalem bibir. Perlu ditekankan kalau Dear Me Matte Lip Creame ini memang ga ada claim waterproof, transferproof dll dsb. Tapi buat gw itu ga masalah, tinggal touch up sedikit aja kalau emang diperlukan. Ga perlu apus semua lip cream-nya baru pake ulang lagi, tumpuk aja lipstick-nya di bagian yang bolong, langsung bagus lagi deh. 

Untuk yang warna gelap (gw pake shade Dear Maya), dia akan stain bibir sesuai sama warna lip cream-nya, jadi setelah makan walaupun lip cream-nya hilang (kasus gw hilangnya di bagian dalem bibir) bibir ga bakal keliatan bolong banget karena masih ada warna stainnya. Ini membantu banget kalau kita lupa ngaca dan touch up setelah makan. Yang perlu diperhatiin pas pake yang warna gelap adalah jangan pake lip cream-nya terlalu dalem di bibir karena bakalan nempel ke gigi. Kalau engga, bersihin bagian dalem bibir yang pake cara monyong itu loh (liat disini http://www.goodhousekeeping.com/beauty/makeup/tips/a32381/keep-lipstick-off-teeth-trick/ nomor 4). Satu lagi, harus hati-hati pas makan soalnya Dear Maya ini cukup gampang bikin cemong. Misalnya ngegigit makanan yang terlalu gede bisa bikin lipsticknya geser ke luar garis bibir. Apa gw aja yang makannya barbar sampe bibir ngesot-ngesot?
Tapi masalah-masalah ini ga terjadi pas gw pake Dear Anna sama Dear Julie. Buat gw it's ok lah karena emang lipstick warna gelap perlu perhatian extra.

dear-me-lip-creame-dear-julie-dear-anna-dear-maya
Dear Julie, Dear Anna, Dear Maya
Dear Julie
nude pink. Perfect buat sehari-hari, warna yang aman dipake kemana pun dan siapapun. Gw sangat rekomen shade ini.

Dear Anna
nude peach. Juga perfect buat sehari-hari, terutama yang kulitnya cenderung warm, pake peach gini natural dan manis banget.

Dear Maya
dark red. Buat yang suka keliatan misterius dan bold, harus coba banget warna ini. Si Vani pas pake Dear Maya ngaca mulu sambil nyanyi "you're so gorgeous~~" dari video editan yang ceritanya Selena Gomez sama Justin Bieber video call. Liat videonya disini gengs https://www.youtube.com/watch?v=XZhaV8gro5E. Lengkap banget ya penjelasan ga penting referensi gw lol.

dear-me-lip-creame-all-swatches
Dear Ella, Dear Jenny, Dear Leya, Dear Julie, Dear Anna, Dear Kiki, Dear Jessica, Dear Maya
Kalau buat sehari-hari, gw lebih prefer lipstick yang nyaman di bibir dan ga high maintenance. Sesuka-sukanya gw sama lipstick warna gelap, kalau pergi jalan-jalan santai biasa pasti pilihnya lipstick yang gampang. Ga long wearing ga masalah, touch up dikit gampang kok. Gw suka banget Dear Me lip cream ini buat sehari-hari karena sesuai sama kriteria gw. Apalagi hasilnya matte. Gw paling suka lipstick matte tapi biasanya yang sesuai kriteria gw itu lipstick batang konvensional yang finish-nya satin/cream, jadi pas banget deh Dear Me ini. 

Satu lagi, harganya bos. Rp89.900 alias 89.9k alias 90ribu rupiah kembali cepek, kakak. CEPET BELI SEKARANG JUGA. TERUTAMA DEAR JULIE. Asli, ini harganya di bawah liquid lipstick brand indie lokal lainnya tapi kualitasnya bagus banget.
Dear Me Matte Lip Creame bisa dibeli di Sociolla (diskon 50.000 min pembelian 250.000 pake kode SBNLAPKQ) atau bisa juga LINE dearmebeauty / Whatsapp +62 815 1713 1210

Mending beli di Sociolla terus pake kode gw jadi lebih murah ya khaaaann. Dijamin ga nyesel!



Random
pandor-jakarta
Pand’Or, tempat event Dear Me ini diselenggarakan, udah didekorasi buat Natal! Sukaaaa! Festive tapi tetep chic



follow this blog via Google Friend Connect
find me on other social medias
instagram | twitter | clozette

Friday, 1 December 2017

I’M BEAUTIFUL LIKE ME | MAD FOR LIPSTICK LIQUID MATTE REVIEW

mad-for-lipstick-review-and-swatch
Pernah denger potongan quote yang di judul? I’m not beautiful like you, I’m beautiful like me. Ini adalah salah satu mantra yang jadi pegangan gw ketika gw kebanyakan liat Gal Gadot. How could she be so perfect?! Kadang iri ngeliat betapa sempurnanya orang lain. Tapi perlu diinget kalau setiap orang punya kecantikan masing-masing. Ga semua orang melihat kecantikan itu sama, pasti banyak yang beda. Yah misalnya aja ada yang bilang gw lebih cantik dari Gal Gadot. Misalnyaaaa! Jangan langsung mencibir gitu kali. Contoh aja lho itu. Tapi kalo ada yang menganggep gw lebih cantik dari Gal Gadot boleh loh komen di bawah. Bikin orang seneng dapet pahala.

mad-for-lipstick-review-and-swatch-ucita-pohan-angkie-yudhistia
Dengan campaign baru Mad For Lipstick (disingkat MFL), kita diajak untuk melihat kecantikan dari sisi yang lain, ga cuma fisik aja tapi lebih dari itu. Kayak misalnya aja Ucita Pohan. Dia ga kurus seperti standar kecantikan yang banyak disebut orang, but she’s so beautiful and charming and bubbly. She brings so much positive energy to the room and I really like that about her. Selain itu MFL juga mengangkat Angkie Yudistia di dalam campaign-nya. She’s difable but that doesn’t stop her to be a CEO. Dia bekerja keras untuk menunjukkan bahwa orang yang dianggap “cacat” dan engga bisa dalam masyarakat sebenernya bisa dan mampu mencapai apapun. Malu rasanya kalau kita-kita yang semua indranya masih sempurna bilang ga bisa ini ga bisa itu. These girls are perfect example for MFL’s #BreakTheStandard #MoreThanBeauty.

mad-for-lipstick-new-shades-allure-charm
Bersamaan dengan campaign barunya, MFL juga ngeluarin 6 warna baru dari liquid lipstick-nya. Kalau warna yang lama mayoritas warna bold, koleksi yang baru ini kebanyakan warna muda dan nudes. Packaging luarnya juga beda, kalau yang lama warna hitam, yang baru warna silver. Yang gw mau applause adalah di packaging baru, indikator warna yang ada di kotaknya sama persis warnanya dengan warna lipsticknya. Jadi dari kotak luarnya aja udah langsung ketauan warna lipsticknya kayak apa tanpa perlu buka. Dan di packaging baru, indikator warnanya kayak disobek gitu, perhatiin deh. Setiap kotak sobekannya beda. Ini bukannya ga sengaja kesobek ya, tapi emang sengaja. Ini melambangkan kecantikan yang unik di setiap orang, jadi every box is slightly unique

mad-for-lipstick-review-and-swatches
mad-for-lipstick-review-and-swatches-aplikator-baru-vs-lama
mad-for-lipstick-review-and-swatches-aplikator-baru-vs-lama
Gw bakalan review MFL Liquid Matte ini dari 4 warna yang gw punya ya, yaitu Sweet Violet, Femme Fatale, Charm, dan Allure. Dua dari koleksi lama dan dua dari koleksi baru. 
Ada beberapa perbedaan antara koleksi lama dan koleksi baru MFL. Yang lama aplikatornya bentuknya bukan doe-foot, tapi panjang dan pipih di kedua sisinya. Sementara yang baru bentuknya doe-foot normal yang pasti udah dikenal banyak orang. Gw lebih prefer aplikator yang baru karena lebih gampang buat aplikasi lipsticknya. Terutama bagian ujung-ujung bibir dan untuk ngebentuk garis luar bibir. 

Selain itu formulanya sendiri juga berbeda. Mad For Lipstick Liquid Matte yang lama setelah kering bakal lengket banget di bibir, jadi kalau bibir atas sama bawah diteken bakal nempel dan pas dipisahin lengket gitu. Dan karena lengketnya ini, lipsticknya bisa jadi bolong kecil-kecil gitu, karena lipsticknya keangkat sama bibir lawannya. Sementara formula MFL baru, masih ada lengketnya tapi sedikiiiit banget. Jadi ga ganggu sama sekali. Formula yang baru juga terasa lebih ringan di bibir.

Formula yang lama agak transfer sedikit, terutama bagian dalem bibir. Mungkin karena efek warnanya bold juga kali ya, jadi pigmennya keliatan banget kalau pindah. Kalau formula yg baru, kecup-proof! Hahahaha. Gw coba cium punggung tangan gitu loh, kalau dikecup aja ga ada warna yang nempel sama sekali. Tapi kalau dipeper gitu ya pindah warnanya.
Gw merasa MFL semakin membaik sih dengan formula barunya ini. Tapi formula baru ini agak streaky. Formula lama lebih pigmented, sekali oles langsung nutup. Sementara yang baru warnanya ga langsung rata dan ketika mau diratain, produknya malah ikutan geser terus. Di gw yang keliatan banget streaky-nya shade Charm. Gw juga punya Allure (I loveeee this shade) dan gw merasa masalahnya sama, tapi karena warna Allure sangat mirip sama warna bibir gw, jadi ga begitu keliatan streaky.

mad-for-lipstick-review-and-swatches
Baik formula lama maupun formula baru sama-sama tahan lama dan ga drying di bibir. Formula baru lebih nyaman dan ringan, formula lama bibir masih agak berasa pake lipstick dan agak tebel. Gw pernah coba beberapa jenis lip cream dan emang rata-rata yang formulanya agak lengket itu ga bikin bibir kering. Buat gw pribadi, mending bibir agak lengket daripada kering kerut-kerut yang kalau buat ngomong lipsticknya retak. MFL ini enak oke banget buat dipake sehari-hari karena bener-bener tahan nempel di bibir, kecuali makan makanan yang berminyak ya. Kalau pudar pun, dilayer masih oke lipsticknya, ga bikin jelek atau berat.
Sedikit tips buat pemakaian MFL Liquid Matte: kalau belom bener-bener kering, jangan dimainin bibirnya kayak diemeh-emeh atau ngomong mpok-mpok versi ekstrim soalnya nanti jadi ga rata lipsticknya dan rada ngegumpel di bagian dalem bibir. 

mad-for-lipstick-review-and-swatches-sweet-violet-femme-fatale-charm-allure
Sweet Violet, Femme Fatale, Charm, Allure
Oh iya, semua warna lipstick MFL yang gw punya engga ninggalin stain di bibir. Jadi kalau ilang gara-gara makan, ya bakal keliatan bolong gitu lho bibirnya. Terutama yang warna bold (formula lama). Gw prefer lipstick bold gw ninggalin stain jadi kalau ada yg keapus ga terlalu keliatan gitu. 
Buat ngapusnya, gw rekomen pake oil-based makeup remover karena bakal jauh lebih gampang. Gw coba ngapus pake micellar water bisa sih keapus tapi harus ditarik-tarik banget. 

Overall, gw kurang suka MFL koleksi lama tapi cukup suka MFL koleksi baru, terutama shade Allure. Selain pilihan warnanya cantik-cantik, gw juga lebih suka formulanya dibanding formula lama. Tapi kalau lu suka warna-warna bold dan ga masalah sama bibir lengket, MFL formula lama juga masih oke kok karena tahan lama dan ga gampang cemong pas dipake makan. 


MAD FOR LIPSTICK LIQUID MATTE - Rp 135.000
Bisa dibeli di Sociolla (pake kode SBNLAPKQ buat diskon 50.000 minimal purchase 250.000), Sephora, atau websitenya MFL langsung


follow this blog via Google Friend Connect
find me on other social medias
instagram | twitter | clozette