Tuesday, 5 December 2017

EMANG GA SALAH REKOMENDASI SUHAY | DEAR ME MATTE LIP CREAME REVIEW AND SWATCHES

dear-me-lip-creame-review-and-swatch
Yep, merk baru kosmetik lokal lagi nih. Dear Me, terinspirasi dari pembicaraan cewe-cewe di mall waktu nyobain lipstik. "Eh, this color is so you, and this one is so me!" ini gw bikin sendiri conversation-nya tapi kurang lebih begitu. Lu ngerti lah ya. Pokoknya intinya, team dari Dear Me jadi pengen bikin warna-warna lip cream yang mewakili kepribadian pemakainya. Total ada 8 warna di range Matte Lip Creame Dear Me yang cukup berbeda-beda, jadi semua orang bisa menemukan warna lip cream yang "gw banget". 

dear-me-lip-creame-review-and-swatch
dear-me-lip-creame-review-and-swatch
Awalnya gw sempet kayak "meh" ketika denger ada brand lokal yang ngeluarin liquid lipstick baru lagi. Abisnya belakangan ini banyak banget kan brand lokal yang ngeluarin liquid lipstick yang mirip-mirip. Tapi gara-gara liat instastory Suhaylah Salim Sang Tukang Racun, gw jadi penasaran karena Suhay bilang ini lip cream bagus banget. Jadilah gw nyetir jauh ke ujung dunia alias Kebayoran Baru buat datengin acara pengenalan Dear Me Matte Lip Creame bareng sama temen-temen Sociolla Blogger Network lain. 

dear-me-lip-creame-review-and-swatch
dear-me-lip-creame-review-and-swatch
Setelah nyobain produk ini secara langsung, gw bersyukur banget gw dateng ke event itu. Dear Me Matte Lip Creame ini warnanya bagus-bagus dan bikin galau karena pengen semua. Warna-warnanya disesuaikan sama warna kulit orang Indonesia, jadi ga ada tuh warna nude yang bikin muka keliatan pucat dan sakit. Warna nude dari Dear Me ini semuanya bisa dipake sehari-hari tanpa perlu kitanya dandan smokey eyes. Selain itu ada juga warna merah dan bold buat yang suka tampil beda. Dari 8 warna yang ada, pasti ada deh minimal 1 yang cocok buat kita. 

dear-me-lip-creame-review-and-swatch
Formulanya OMG SO NICEEEE <3 p="">
Jadi lip cream ini ga kayak matte lip cream yang kebanyakan ada di pasaran sekarang. Dear Me Matte Lip CreaMe ini pas aplikasi keliatannya creamy tapi nanti bakal dry down jadi soft matte, engga kering dan bikin bibir berkerut-kerut sama sekali. Malah lembut dan nyaman di bibir. Lip cream ini engga super ringan sampe ga berasa sama sekali di bibir, ada, berasa pake lipstick, tapi ga ganggu sama sekali.

dear-me-lip-creame-aplikator
Aplikasinya juga enak banget, sekali oles langsung nutup warna bibir. Formulanya sesuai dengan namanya, lip cream, teksturnya creamy, bukan yang cair banget. Buat gw pribadi, liquid lipstick yang formulanya super cair lebih susah dipakenya karena terlalu licin jadi pas aplikasi lebih gampang berantakan.
Aplikatornya bentuk doe-foot standar, ga macem-macem, gampang dimanuver (cie manuver!) dan bikin garis bibir yang rapi. Combo konsistensi tepat + bentuk aplikator yang udah teruji dari lama bentuknya ini bikin proses pengaplikasian jadi menyenangkan dan mudah. Oh iya, wanginya wangi cake coklat!! SO YUMMY. Ini pertama kalinya gw menemukan lipstick yang wangi coklat, biasanya kan wangi vanilla, fruity, atau rose. YANG INI WANGI COKLAT OMG KESUKAAN AKUH. 

Walaupun ini matte lip cream, tapi lip cream ini masih ada transfernya ya. Ga terlalu parah kayak Colourpop Ultra Satin Lip kok, yang ini transfernya masih dalam batas wajar. Kalau minum ya di gelas ada keliatan nempel sedikit tapi garis-garis tipis aja, ga sampe bentuk bibir terpampang nyata. Kalau buat makan ya bisa ilang warnanya, apalagi yang berminyak-berminyak. Kemarin ini gw buat makan kue dan roti kecil yang ga berminyak, warnanya pudar sedikit di bagian dalem bibir. Perlu ditekankan kalau Dear Me Matte Lip Creame ini memang ga ada claim waterproof, transferproof dll dsb. Tapi buat gw itu ga masalah, tinggal touch up sedikit aja kalau emang diperlukan. Ga perlu apus semua lip cream-nya baru pake ulang lagi, tumpuk aja lipstick-nya di bagian yang bolong, langsung bagus lagi deh. 

Untuk yang warna gelap (gw pake shade Dear Maya), dia akan stain bibir sesuai sama warna lip cream-nya, jadi setelah makan walaupun lip cream-nya hilang (kasus gw hilangnya di bagian dalem bibir) bibir ga bakal keliatan bolong banget karena masih ada warna stainnya. Ini membantu banget kalau kita lupa ngaca dan touch up setelah makan. Yang perlu diperhatiin pas pake yang warna gelap adalah jangan pake lip cream-nya terlalu dalem di bibir karena bakalan nempel ke gigi. Kalau engga, bersihin bagian dalem bibir yang pake cara monyong itu loh (liat disini http://www.goodhousekeeping.com/beauty/makeup/tips/a32381/keep-lipstick-off-teeth-trick/ nomor 4). Satu lagi, harus hati-hati pas makan soalnya Dear Maya ini cukup gampang bikin cemong. Misalnya ngegigit makanan yang terlalu gede bisa bikin lipsticknya geser ke luar garis bibir. Apa gw aja yang makannya barbar sampe bibir ngesot-ngesot?
Tapi masalah-masalah ini ga terjadi pas gw pake Dear Anna sama Dear Julie. Buat gw it's ok lah karena emang lipstick warna gelap perlu perhatian extra.

dear-me-lip-creame-dear-julie-dear-anna-dear-maya
Dear Julie, Dear Anna, Dear Maya
Dear Julie
nude pink. Perfect buat sehari-hari, warna yang aman dipake kemana pun dan siapapun. Gw sangat rekomen shade ini.

Dear Anna
nude peach. Juga perfect buat sehari-hari, terutama yang kulitnya cenderung warm, pake peach gini natural dan manis banget.

Dear Maya
dark red. Buat yang suka keliatan misterius dan bold, harus coba banget warna ini. Si Vani pas pake Dear Maya ngaca mulu sambil nyanyi "you're so gorgeous~~" dari video editan yang ceritanya Selena Gomez sama Justin Bieber video call. Liat videonya disini gengs https://www.youtube.com/watch?v=XZhaV8gro5E. Lengkap banget ya penjelasan ga penting referensi gw lol.

dear-me-lip-creame-all-swatches
Dear Ella, Dear Jenny, Dear Leya, Dear Julie, Dear Anna, Dear Kiki, Dear Jessica, Dear Maya
Kalau buat sehari-hari, gw lebih prefer lipstick yang nyaman di bibir dan ga high maintenance. Sesuka-sukanya gw sama lipstick warna gelap, kalau pergi jalan-jalan santai biasa pasti pilihnya lipstick yang gampang. Ga long wearing ga masalah, touch up dikit gampang kok. Gw suka banget Dear Me lip cream ini buat sehari-hari karena sesuai sama kriteria gw. Apalagi hasilnya matte. Gw paling suka lipstick matte tapi biasanya yang sesuai kriteria gw itu lipstick batang konvensional yang finish-nya satin/cream, jadi pas banget deh Dear Me ini. 

Satu lagi, harganya bos. Rp89.900 alias 89.9k alias 90ribu rupiah kembali cepek, kakak. CEPET BELI SEKARANG JUGA. TERUTAMA DEAR JULIE. Asli, ini harganya di bawah liquid lipstick brand indie lokal lainnya tapi kualitasnya bagus banget.
Dear Me Matte Lip Creame bisa dibeli di Sociolla (diskon 50.000 min pembelian 250.000 pake kode SBNLAPKQ) atau bisa juga LINE dearmebeauty / Whatsapp +62 815 1713 1210

Mending beli di Sociolla terus pake kode gw jadi lebih murah ya khaaaann. Dijamin ga nyesel!



Random
pandor-jakarta
Pand’Or, tempat event Dear Me ini diselenggarakan, udah didekorasi buat Natal! Sukaaaa! Festive tapi tetep chic



follow this blog via Google Friend Connect
find me on other social medias
instagram | twitter | clozette

Friday, 1 December 2017

I’M BEAUTIFUL LIKE ME | MAD FOR LIPSTICK LIQUID MATTE REVIEW

mad-for-lipstick-review-and-swatch
Pernah denger potongan quote yang di judul? I’m not beautiful like you, I’m beautiful like me. Ini adalah salah satu mantra yang jadi pegangan gw ketika gw kebanyakan liat Gal Gadot. How could she be so perfect?! Kadang iri ngeliat betapa sempurnanya orang lain. Tapi perlu diinget kalau setiap orang punya kecantikan masing-masing. Ga semua orang melihat kecantikan itu sama, pasti banyak yang beda. Yah misalnya aja ada yang bilang gw lebih cantik dari Gal Gadot. Misalnyaaaa! Jangan langsung mencibir gitu kali. Contoh aja lho itu. Tapi kalo ada yang menganggep gw lebih cantik dari Gal Gadot boleh loh komen di bawah. Bikin orang seneng dapet pahala.

mad-for-lipstick-review-and-swatch-ucita-pohan-angkie-yudhistia
Dengan campaign baru Mad For Lipstick (disingkat MFL), kita diajak untuk melihat kecantikan dari sisi yang lain, ga cuma fisik aja tapi lebih dari itu. Kayak misalnya aja Ucita Pohan. Dia ga kurus seperti standar kecantikan yang banyak disebut orang, but she’s so beautiful and charming and bubbly. She brings so much positive energy to the room and I really like that about her. Selain itu MFL juga mengangkat Angkie Yudistia di dalam campaign-nya. She’s difable but that doesn’t stop her to be a CEO. Dia bekerja keras untuk menunjukkan bahwa orang yang dianggap “cacat” dan engga bisa dalam masyarakat sebenernya bisa dan mampu mencapai apapun. Malu rasanya kalau kita-kita yang semua indranya masih sempurna bilang ga bisa ini ga bisa itu. These girls are perfect example for MFL’s #BreakTheStandard #MoreThanBeauty.

mad-for-lipstick-new-shades-allure-charm
Bersamaan dengan campaign barunya, MFL juga ngeluarin 6 warna baru dari liquid lipstick-nya. Kalau warna yang lama mayoritas warna bold, koleksi yang baru ini kebanyakan warna muda dan nudes. Packaging luarnya juga beda, kalau yang lama warna hitam, yang baru warna silver. Yang gw mau applause adalah di packaging baru, indikator warna yang ada di kotaknya sama persis warnanya dengan warna lipsticknya. Jadi dari kotak luarnya aja udah langsung ketauan warna lipsticknya kayak apa tanpa perlu buka. Dan di packaging baru, indikator warnanya kayak disobek gitu, perhatiin deh. Setiap kotak sobekannya beda. Ini bukannya ga sengaja kesobek ya, tapi emang sengaja. Ini melambangkan kecantikan yang unik di setiap orang, jadi every box is slightly unique

mad-for-lipstick-review-and-swatches
mad-for-lipstick-review-and-swatches-aplikator-baru-vs-lama
mad-for-lipstick-review-and-swatches-aplikator-baru-vs-lama
Gw bakalan review MFL Liquid Matte ini dari 4 warna yang gw punya ya, yaitu Sweet Violet, Femme Fatale, Charm, dan Allure. Dua dari koleksi lama dan dua dari koleksi baru. 
Ada beberapa perbedaan antara koleksi lama dan koleksi baru MFL. Yang lama aplikatornya bentuknya bukan doe-foot, tapi panjang dan pipih di kedua sisinya. Sementara yang baru bentuknya doe-foot normal yang pasti udah dikenal banyak orang. Gw lebih prefer aplikator yang baru karena lebih gampang buat aplikasi lipsticknya. Terutama bagian ujung-ujung bibir dan untuk ngebentuk garis luar bibir. 

Selain itu formulanya sendiri juga berbeda. Mad For Lipstick Liquid Matte yang lama setelah kering bakal lengket banget di bibir, jadi kalau bibir atas sama bawah diteken bakal nempel dan pas dipisahin lengket gitu. Dan karena lengketnya ini, lipsticknya bisa jadi bolong kecil-kecil gitu, karena lipsticknya keangkat sama bibir lawannya. Sementara formula MFL baru, masih ada lengketnya tapi sedikiiiit banget. Jadi ga ganggu sama sekali. Formula yang baru juga terasa lebih ringan di bibir.

Formula yang lama agak transfer sedikit, terutama bagian dalem bibir. Mungkin karena efek warnanya bold juga kali ya, jadi pigmennya keliatan banget kalau pindah. Kalau formula yg baru, kecup-proof! Hahahaha. Gw coba cium punggung tangan gitu loh, kalau dikecup aja ga ada warna yang nempel sama sekali. Tapi kalau dipeper gitu ya pindah warnanya.
Gw merasa MFL semakin membaik sih dengan formula barunya ini. Tapi formula baru ini agak streaky. Formula lama lebih pigmented, sekali oles langsung nutup. Sementara yang baru warnanya ga langsung rata dan ketika mau diratain, produknya malah ikutan geser terus. Di gw yang keliatan banget streaky-nya shade Charm. Gw juga punya Allure (I loveeee this shade) dan gw merasa masalahnya sama, tapi karena warna Allure sangat mirip sama warna bibir gw, jadi ga begitu keliatan streaky.

mad-for-lipstick-review-and-swatches
Baik formula lama maupun formula baru sama-sama tahan lama dan ga drying di bibir. Formula baru lebih nyaman dan ringan, formula lama bibir masih agak berasa pake lipstick dan agak tebel. Gw pernah coba beberapa jenis lip cream dan emang rata-rata yang formulanya agak lengket itu ga bikin bibir kering. Buat gw pribadi, mending bibir agak lengket daripada kering kerut-kerut yang kalau buat ngomong lipsticknya retak. MFL ini enak oke banget buat dipake sehari-hari karena bener-bener tahan nempel di bibir, kecuali makan makanan yang berminyak ya. Kalau pudar pun, dilayer masih oke lipsticknya, ga bikin jelek atau berat.
Sedikit tips buat pemakaian MFL Liquid Matte: kalau belom bener-bener kering, jangan dimainin bibirnya kayak diemeh-emeh atau ngomong mpok-mpok versi ekstrim soalnya nanti jadi ga rata lipsticknya dan rada ngegumpel di bagian dalem bibir. 

mad-for-lipstick-review-and-swatches-sweet-violet-femme-fatale-charm-allure
Sweet Violet, Femme Fatale, Charm, Allure
Oh iya, semua warna lipstick MFL yang gw punya engga ninggalin stain di bibir. Jadi kalau ilang gara-gara makan, ya bakal keliatan bolong gitu lho bibirnya. Terutama yang warna bold (formula lama). Gw prefer lipstick bold gw ninggalin stain jadi kalau ada yg keapus ga terlalu keliatan gitu. 
Buat ngapusnya, gw rekomen pake oil-based makeup remover karena bakal jauh lebih gampang. Gw coba ngapus pake micellar water bisa sih keapus tapi harus ditarik-tarik banget. 

Overall, gw kurang suka MFL koleksi lama tapi cukup suka MFL koleksi baru, terutama shade Allure. Selain pilihan warnanya cantik-cantik, gw juga lebih suka formulanya dibanding formula lama. Tapi kalau lu suka warna-warna bold dan ga masalah sama bibir lengket, MFL formula lama juga masih oke kok karena tahan lama dan ga gampang cemong pas dipake makan. 


MAD FOR LIPSTICK LIQUID MATTE - Rp 135.000
Bisa dibeli di Sociolla (pake kode SBNLAPKQ buat diskon 50.000 minimal purchase 250.000), Sephora, atau websitenya MFL langsung


follow this blog via Google Friend Connect
find me on other social medias
instagram | twitter | clozette

Friday, 24 November 2017

KAKI HALUS KAYAK TELUR REBUS! | BABY FOOT REVIEW

baby-foot-indonesia-review
baby-foot-indonesia-review
baby-foot-indonesia-review
Belum lama ini pas lagi muaythai temen gw bilang kakinya kapalan yang kemungkinan disebabkan gara-gara muaythai. Kaki gw dari dulu sering banget kapalan jadi ga berasa bedanya sebelum muaythai dan sebelum muaythai hahaha. Tapi setelah dipikir-pikir lagi sih ya mungkin aja, soalnya belakangan ini gw mulai merasa kapalan di kaki gw cukup mengganggu padahal sebelumnya biasa-biasa aja. Kan selama latihan ga pake alas kaki, sementara kakinya dipake buat beraktivitas yang lumayan intens. Kalau ga olahraga juga sebenernya kita aktivitas normal aja kaki yang menopang tubuh kita gitu kan.
Pas gw ditawarin buat nyobain Baby Foot sama Sociolla, girang dong gw! Emang hidup pas-pasan itu membahagiakan! Pas mau makan, ada makanan. Pas mau belanja, ada duit. Pas kaki kapalan, ditawarin Baby Foot. Walaupun ditawarin, tapi review akuh tetap jujur meluncur dari hati, gaes.  


baby-foot-indonesia-review
baby-foot-indonesia-review
baby-foot-indonesia-review
Jadi Baby Foot ini masker kaki yang asalnya dari Jepang. Buat yang belom tau perasaan gw terhadap produk Jepang, boleh baca post ini. Terbuat dari fruity acids dan 17 macam ekstrak tumbuhan dan wanginya wangi jeruk gitu, seger deh. Proses kerjanya, setelah kita pake maskernya, kulit mati bakal ngelotok dengan sendirinya tanpa rasa sakit sama sekali. Proses ngelotoknya sendiri katanya sekitar 3-7 hari, tergantung banyaknya kulit mati. Abis kulit mati keras dan kasar bagian luar ngelotok, kaki halus kayak telor rebus akan menampilkan diri deh!! Kurang lebih gitu cita-citanya. Makanya baca sampe abis biar tau nasib kaki gw.

baby-foot-indonesia-review
Cara pakenya gampang kok.
  1. Cuci kaki. Yang bersih ya, jangan jorok! Abis itu keringin.
  2. Buka bungkus Baby Foot, gunting bagian atas maskernya supaya kaki bisa masuk kayak pake kaos kaki gitu.
  3. Masukin kakinya.
  4. Tunggu 30 menit. 
  5. Lepas maskernya terus cuci kaki pake sabun.
  6. TAMAT

Gampang banget kan. Selama nunggu 30 menit itu gw nonton YouTube aja. Kalau mau sambil melakukan yang lain, mending lapisin pake kaos kaki atau sendal gitu. Soalnya maskernya itu dari plastik, kalau dipake jalan-jalan takutnya licin. Tapi yaelah yaudah sih duduk aja diem dulu ngapa, bentar banget itu cuma setengah jam doang.

baby-foot-indonesia-review
ukuran-baby-foot-mask

Maskernya ini cukup gede ukurannya, jadi ukuran kaki berapa aja bisa masuk. Buat size reference ya, ukuran sepatu gw 38-39. Masih sisa ruang segitu banyak. Feeling gw sih kaki size 45 juga masih bisa pake Baby Foot Mask. Biar ga koplok-koplok dan terjadi hal yang tidak diinginkan, bagian pergelangan kakinya gw solatip.
Selama gw pake, ada rasa nyelekit dikit di beberapa bagian kaki. Ga semua bagian sih, beberapa titik aja, termasuk bagian jempol kaki yang kapalannya paling parah. Mungkin yang kulit matinya banyak kali ya. Setelah setengah jam, gw lepas maskernya kan, eh kaki gw merah. Seluruh bagian yang kena maskernya merah, jadi kayak kaos kaki gitu. Merahnya kayak bule abis kejemur matahari gitu lho. Abis cuci kaki juga masih merah, engga sakit sama sekali sih. Cuma merah doang. Setelah 1 jam gitu merahnya hilang sendiri dan engga kenapa-napa sebenernya. Kaget aja liat kaki merah hahahahaha. 

baby-foot-mask-before
Ini kaki gw sebelum pake Baby Foot Mask. Bagian bermasalah gw adalah kapalan di jempol. Parah deh sampe tebel gitu, gw sendiri aja liatnya kesel. Bagian tumit agak kasar tapi masih bisa ditolerir, tapi kalo bisa jadi kayak kulit baby mah aku tak menolak~

baby-foot-mask-process
Kulit mati gw mulai ngelotok kurang lebih 3 hari setelah pake Baby Foot Mask dan Smoothing Gel. Jadi selesai pake masker, ga terjadi apa-apa. Beberapa hari kemudian baru deh kulit mati pada mulai ngelotok. Ketika tulisan ini dibuat, kira-kira udah seminggu dari mulai pengelupasan awal dan ngelupasnya masih ada tapi  tinggal dikit banget.
Sorry foto ngelupasnya paling banyak. Walaupun geli tapi satisfying kan ngeliatnya, kayak ngeliatin komedo di pore pack ehehehe. 

baby-foot-mask-after
Hasilnya kulit mati gw bener-bener ngelotok banyak banget, yang paling berasa di bagian kaki yang kapalan, kulit mati yang kerasnya itu ngelotok juga sampe bersih. Bagian jempol kaki itu masih agak keras tapi kulit matinya 90% ilang. Dan semua proses ngelotok ini ga ada rasa sakit sama sekali. Kalau menurut klaimnya, Baby Foot ini bisa dipake buat jadi pengganti pedicure, tapi gw kurang setuju. Emang sih kulit mati yang deket kuku ngelotok juga, tapi kukunya dan kulit mati yang nyelip diantara kuku dan daging masih ada yang ga kena gitu. Sementara kalau pedicure, kulit mati di kaki ga sebersih kalau pake Baby Foot. Jadi menurut gw Baby Foot dan pedicure saling melengkapi. Pedicure buat bersihin kuku dan bagian yang susah dijangkau, Baby Foot buat bersihin kulit mati secara menyeluruh yang ga bisa dilakukan oleh pedicure.

baby-foot-smoothing-gel-review

Selain Baby Foot Mask, ada juga Baby Foot Smoothing Gel. Gel ini gunanya supaya kaki tetep lembab waktu kaki ngelupas dan setelah pengelupasan. Parah ini produk sih teksturnya to die for banget! Pas dikeluarin, gel biasa. Pas diratain, langsung berubah jadi air! Jadi kaki ga lengket dan produknya langsung nyerep ke kulit. Kalau dipake sebelum beraktivitas sama sekali ga ganggu deh. Duh, please banget bikin bikin pelembab buat muka sama badan yang kayak gini. SUKA BANGET MAU NANGIS.

Kekurangan Baby Foot ini menurut gw cuma satu, yaitu proses pengelupasan yang lumayan lama. Kalau lagi ada keperluan yang mengharuskan buka sepatu, kulit matinya bakal keliatan banget dan rontok. Bisa diakalin dengan pake kaos kaki sih, tapi yaaa you know what I mean laaa, agak mengganggu aja. 

Overall, gw rekomen Baby Foot Mask dan Baby Foot Smoothing Gel ini karena sangat efektif untuk membersihkan kulit mati dan selama prosesnya bener-bener ga ada rasa sakit sama sekali. Selain itu Smoothing Gelnya juga enak banget dipakenya, kaki jadi terasa seger dan lembab.


Pake kode diskon VINASBNxBABYFOOT20 untuk 20% off! Jangan lupa follow instagram @babyfootid supaya engga ketinggalan promo-promo lainnya 



follow this blog via Google Friend Connect
find me on other social medias
instagram | twitter | clozette

Monday, 20 November 2017

ANGEL FACE FOTD








Jadi anda baru saja menyaksikan wajah malaikat. HAHAHA PD banget ya gw :p
Kemaren ini gw dandan terus foto-foto buat ikut lomba di Instagram gitu. Selama dandan gw merasa ada beberapa hal yang gw ga sreg. Eyeshadownya kurang pigmented jadi gw rada kesel gitu pas makeup mata. Eh terus pas keriting rambut, hasilnya berantakan banget padahal biasanya ga segitu berantakannya. Udah hampir ga jadi foto tuh. Eh taunya pas coba foto, jadinya malah baguuuuuus! Curl rambutnya berantakan tapi menurut gw malah jadi effortless gitu di kamera. Tapi kalo liat aslinya mah kayak orang gila wakakaka. Udah ah ga mau cerita panjang-panjang, nanti makin ketauan kecacatan gw. Ga cocok kan sama muka malaikat.

Sebenernya gw udah post foto seri ini di instagram tapi disana gw post 3 aja biar orang ga bosen. Jadi gw post lagi deh disini biar bisa post banyak haha soalnya banyak foto bagus :p 
Detailnya juga sebenernya udah sempet dipost di insta tapi gw pikir post disini lagi deh biar bisa sekalian kasih link jadi kalau ada yang mau beli tinggal klik aja, ga usah repot-repot nyari lagi. 

• A mix of MARINA BB cream and PIXY BB cream with a drop of THE BODY SHOP Vitamin E Serum-in-oil. Kayaknya Vitamin E Serum-in-oil udah discontinued soalnya di website TBS udah engga ada, tapi pake facial oil apa aja bisa kok. 
MAYBELLINE Fit Me concealer shade 20 Sand for spots and MISSHA Under Eye Brightener for, well, you guessed it right, under eye area
THE BALM Bahama Mama for contour and Mary-Lou Manizer for highlights
WET N WILD Color Icon blush shade Mellow Wine
MAYBELLINE The Nudes eyeshadow palette and The Falsies mascara. To be honest, palette eyeshadow ini bukan the best in the market, ga terlalu pigmented dan agak keras produknya. Tapi warna yang ada kepake untuk sehari-hari. Bisa dipake untuk acara malam juga tapi perlu kesabaran ekstra buat applynya. Kalau maskara ga usah ditanya lagi, MANTAP DJIWA.
• BEYOND Save Us Eyeshadow shade 07 Chocolate and DAISO Styling Eyebrow Pencil dark brown
ELF COSMETICS Matte Lip Color shade Natural and an old BITE BEAUTY lip gloss shade Strawberry

Buat barang yang ada di Sociolla, jangan lupa pake kode SBNLAPKQ buat potongan Rp50.000 tiap pembelanjaan minimal Rp250.000 :D 


follow this blog via Google Friend Connect
find me on other social medias
instagram | twitter | clozette

Sunday, 5 November 2017

AKU MAU KURUS

... But more than that, I wanna be healthy and happy. 
Buat yang kenal gw atau merhatiin foto-foto gw, kemungkinan besar menyadari kalau berat gw naik cukup banyak. Sejak kurang lebih 2 tahun lalu, gw sempet naik 8kg. Kebayang ga tuh daging 8 kilo  seberapa banyak T_____T
Beberapa baju gw sempit, bahkan ada yang sampe ga muat. Celana gw ketat banget di paha sampe gw takut itu celana sobek pas gw jalan. Ikat pinggang yang tadinya pakenya di lobang tengah, sekarang pakenya di lobang paling luar. Gw sempet stress dan sedih karena kenaikan berat badan gw ini. Gw sadar yang bikin berat badan gw naik banyak adalah pola makan yang berantakan dan jumlah gerakan gw yang berkurang banyak.
Gw sempet coba benerin pola makan gw tapi cuma bertahan beberapa minggu aja soalnya susah banget oi menahan hasrat buat jajan. Gw juga mulai olahraga muaythai, kurang lebih udah setahun deh gw muaythai, tapi latihannya ga teratur.. Gw rasa bagusnya seminggu 2-3x, tapi kenyataannya kebanyakan gw seminggu sekali aja. Tapi dengan olahraga dan agak jaga makan, gw udah berhasil turun 2kg. CIAYO PINA 6 KILO LAGI! #perjalananmasihpanjang
Sejak makan gw berantakan, bukan cuma berat gw aja yang naik, tapi gw merasa kulit gw jadi lebih kusam. Nih ya, dulu tuh sempet gw makan lumayan sehat. Karbo sedikit, sayur dan lauk banyak. Buah juga banyak. Gw merasa pas gw makan sehat itu kulit gw lebih cerah, komedo ga sebanyak sekarang, dan tentu aja ga kusam.
Pas kemarin ini gw dateng ke acaranya H2 Health & Happiness, salah satu yang dibahas adalah esensi hidup sehat ala H2 yaitu FENUS (Food, Exercise, Nutraceutical, dan Stress reduction). Food, exercise, sama stress reduction pada udah tau lah ya maksudnya apa. Makan makanan sehat yang ga kebanyakan diproses dan tinggi minyak serta garam, olahraga teratur, dan mengurangi stress. Dipilih-pilih gitu stress-nya, yang ga penting ga perlulah dipikirin. Nah, Nutraceutical ini adalah suplemen tambahan yang bisa membantu kita supaya lebih sehat. Misalnya ga suka makan ikan (awas ditenggelemin Bu Susi) dan daging, itu bisa bikin kekurangan Omega 3, jadi bisa minum  H2 Superba Krill Oil.
Salah satu yang gw inget banget karena diulang-ulang sama mas pembicaranya (aduh maaf banget mas aku lupa namanya) adalah ganti lifestyle-nya. Masnya ngomongnya enak banget, "gampang, ganti lifestyle-nya" Jadi kalau misalnya gampang sakit, ganti lifestyle-nya. Kegemukan, ganti lifestyle-nya. Masalahnya, ganti lifestyle itu susah mas!! Tapi emang gw sangat sadar bahwa yang dia bilang itu bener. Ganti lifestyle adalah cara paling manjur buat sebagian besar masalah fisik dan mental.
Photo by @samseite
Permasalahan gw sekarang adalah berat badan ga ideal, badan lembek, dan kulit kusam. Gw mau turunin berat badan bukan cuma karena baju gw ga muat, tapi karena gw juga merasa ga nyaman dan jadi lebih males gerak. Kalau badan lembek ini sebenernya perjuangan dari dulu. Asli, kadar lemak gw tuh tinggi banget. Diatas 30%. Sangat ga sehat dan harus dikurangin supaya sehat dan nantinya ga sakit-sakitan. Kulit kusam rasa-rasanya dateng dari jumlah makanan berminyak yang gw konsumsi. Gw sebenernya sangat-sangat ga butuh minyak ga sehat masuk ke badan gw lagi. Tapi gorengan enak banget, ya kannnnn~
Selain kebutuhan fisik, kita juga perlu ngatur kesehatan mental kita. Sesuai kata H2, #AndaBerharga alias #AndaBerhakMerasaBahagia. Hidup happy bakal bikin fisik kita juga lebih baik loh. Contohnya aja kalau misalnya banyak pikiran dan stress, pasti males melakukan apa-apa, mata keliatan sayu, wajah kusam, dan keliatan ga segar. Gw mau kurus tapi ga mau kalau keliatan capek terus gitu. Maunya keliatan segar dan cerah, merona bagaikan bunga mawar di Taman Bunga Nusantara.
Gw pengen cobain sih hidup sehat ala H2. Makan yang bener, konsumsi lebih banyak whole foods dan super foods, ga kebanyakan cheat day, minum suplemen yang diperlukan, dan ga stress! Doakan aku ya teman-teman! Semoga gw berhasil disiplin.
By the way, thank you chia seeds-nya, tim H2 dan Liputan6! Gw jadi bisa nambahin serat buat asupan makanan gw sehari-hari. Pasti membantu banget nih buat program diet gw! Buat yang belom tau, chia seeds ini kandungan seratnya tinggi jadi bisa membantu pencernaan. Kalau follow Stella Lee di instagram dan sering liat instastorynya, pasti pernah liat kalau dia makan nasi yang ditaburin chia seeds. Iya, segampang itu buat nambahin serat ke makanan sehari-hari. Chia seeds ditabur di nasi bisaaa, dibikin campuran roti atau dibikin chia pudding juga bisa. Gampang pokoknya si biji chia ini buat dikonsumsi.
Selain itu gw juga pengen olahraga lebih rajin dan serius biar massa otot naik dan badan ga glember-glember. Minum suplemen yang dibutuhkan. Gw pengen coba suplemen Fair Skin dari H2 supaya kulit lebih cerah dan sehat. Dan yang terakhir tentu aja stress reduction alias ngurangin stress. Gw tuh suka mikirin hal-hal yang sebenernya ga perlu dipikirin gitu lho. Tapi pas ngobrol-ngobrol di Women's Talk kemaren, emang katanya wanita itu rentan terhadap stress. Jemur baju aja dipikirin gara-gara takut ujan lol kesannya emang sepele tapi hal-hal kecil gitu emang nambah pikiran lho. 
Menurut gw, kalau badan sehat dan ga stress, otomatis hidup lebih bahagia. Ya ga sih. What else would you ask for in this life other than health and happiness? :)
follow this blog via Google Friend Connect
find me on other social medias
instagram | twitter | clozette

Tuesday, 26 September 2017

#BanggaDenganWarnaKulitmu | SKIN CONCERNS, REMINISCING OLD TIMES + PHOTOS!

Lucu banget kan aku pas kecil~ oke tapi post ini ga ada hubungannya sama pas gw kecil hahahaha lucu aja liatnya pas liat-liat foto lama.
Jadi di post ini gw mau cerita tentang keadaan kulit gw. Dari dulu kulit gw itu berminyak. Waktu SD gw mulai puber, gw jerawatan banyak banget. Waktu dulu gw ga ngerti soal skincare, apalagi internet dan dunia kecantikan belom semaju sekarang, jadi gw ga ngerti gw harus gimana waktu jerawat-jerawat itu menyerang. Gw sempet pake beberapa macem spot treatment, mulai dari yang ga berbau sampe yang bau belerang dan pas dipake keliatan ada putih-putih di muka gw tapi jerawat gw ga bersih-bersih juga. Sampe akhirnya nyokap gw came to the rescue! Thanks to my mom, she cleansed my face every night with cleansing milk and toner! Gw semacem facial tiap hari, haha. Setelah beberapa minggu muka gw dibersihin begitu plus gw juga pake facial foam dan moisturizer,  jerawat-jerawat pada pergi dan untungnya ga balik-balik lagi. Paling ada jerawat 2 bulan sekali, pokoknya jarang banget ada jerawat sampe sekarang. 
Masuk SMP-SMA, kulit berminyak tentu saja masih menghantui dan masalah baru yang muncul adalah komedo! Aduh yang ini sampe sekarang masih bermasalah deh.. Abis dibersihin juga ga lama kemudian pasti komedonya ada lagi.
Di masa-masa ini gw lumayan aktif di kegiatan sekolah. Jadi OSIS, ikut paskibra (gw bisa galak lho HAHA), jalan-jalan sama temen-temen, foto di Kota Tua (ini hits banget pada masanya ok, don't judge! Sekarang juga masih kan :p) ada aja deh kegiatannya. Jakarta emang panas tapi gw suka kegiatan yang keluar-keluar gitu, keseringan kegiatan dalam gedung bosen euy.
Waktu di OSIS, event terbesar gw adalah Vianney Cup. Seru banget tiap hari banyak anak-anak sekolah lain dateng, di sekolah sampe sore banget bahkan malem tapi ga bosen, dan gw banyakan di lapangan. Wah, selesai acara itu, asli gw gosong banget lol. Ada 1 foto yang gw inget gw keliatan banget gosongnya tapi ga tau kemana fotonya T_____T di atas foto yang gw pake baju ijo keliatan kan agak gelap, sebelumnya lebih gelap lagi hahaha, no big deal! Balik lagi kok ke warna kulit asli.
Di paskibra juga gw sering banget latihan di lapangan, training camp di puncak yang walaupun kalau malem cuacanya dingin, siangnya sama aja panas dan teriknya. Cape tapi seruuu! Jadi kangen paskib deh, nanti nanya jadwal latihan ahhhh.. Pengen dateng ke sekolah liat-liat junior :D
Sampe sekarang gw juga masih sering kena matahari soalnya gw suka foto-foto.. Sinar yang paling bagus di foto tuh sinar matahari lho, jadi lumayan sering gw kena sinar matahari. Belom lagi kalo kemana-mana, walaupun naik mobil, tetep kena sinar matahari. Mungkin banyak orang yang ga mau kena sinar matahari karena takut kulit menggelap. Kalau gw takutnya karena sinar matahari itu bisa menyebabkan penuaan dini dan bintik-bintik hitam! Dari dulu jaman SMP-SMA itu sampe sekarang, gw ga pernah takut yang namanya menggelap. 
Kulit gw cenderung putih tapi ga putih-putih amat sampe kayak orang Korea atau Jepang. Sempet sih dulu pengen lebih putih gitu, gara-gara ada stereotype kulit putih itu cantik. Di iklan TV, majalah, dimanapun, pasti dibilangnya kulit putih lebih bagus. Tapi kemudian gw tau kalau orang-orang bule pengennya kulit sawo matang kayak kulit orang Indonesia gitu, eksotis katanya. Yang terang pengen gelap, yang gelap pengen terang, piye toh iki? Akhirnya gw sadar, semua warna kulit itu bagus kok! Semua cewe itu cantik apapun warna kulitnya asalkan kulitnya bersih, sehat, dan cerah! Liat aja Suhay Salim, Putri Marina, Sarah Ayu, Ririe Prameswari, Vina Sagita (ups, gw sendiri! #shameless) warna kulitnya beda-beda tapi semua cantik kan?
Cara supaya kulit bersih dan cerah tuh gampang kok. Jangan lupa cuci muka tiap hari pagi dan malam, pakai pelembab yang sesuai jenis kulit, dan pakai sunscreen! Penting lho ini! Biar ga kusam mukanya kena radiasi sinar matahari. Minimal 3 itu aja deh, kalau belom perlu yang lain-lain ya ga perlu sengaja ditambah-tambahin kok. 
Kita kan tinggal di Indonesia yang sukunya sangat beragam, jadi normal kalau warna kulit kita beda-beda. Ga perlu minder kalau misalnya warna kulit kamu ga putih, kulit sawo matang juga ga salah. Semua warna kulit, terang atau gelap, punya kesempatan yang sama untuk melakukan dan mencapai apapun. Selain kulit bersih dan cerah, jangan lupa juga percaya diri soalnya kalau kalian percaya diri, akan keliatan banget di penampilan. Serius, terpancar gitu~
Buat kalian yang setuju sama gw, yuk ikut campaign dari Clean&Clear #BanggaDenganWarnaKulitmu yang menunjukkan bahwa kamu bangga menjadi bagian dari Colorful Indonesia. Tinggal klik http://kbj.review/akusetuju, terus ikutin deh petunjuknya. Gampang kok! Sejauh ini udah lebih dari 1,2 juta orang yang ikut campaign ini lho! Makin banyak makin bagus biar ga ada lagi remaja Indonesia yang malu sama warna kulitnya ❤
follow this blog via Google Friend Connect
find me on other social medias
instagram | twitter | clozette